Breaking News
light_mode
Trending Tags

Di Balik Jeruji, Lahir Karya Berkelas: Batik Lapas Banyuwangi Menjadi Sorotan di Banyuwangi Batik Festival 2025

  • account_circle BIN
  • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sibernews – Gelaran Banyuwangi Batik Festival 2025 kembali mencuri perhatian publik. Acara tahunan yang selalu dinanti ini digelar di Taman Blambangan Banyuwangi, menampilkan deretan karya batik khas daerah serta inovasi kreatif dari para pelaku UMKM lokal. Festival ini tidak hanya menjadi ajang promosi budaya, tetapi juga wadah bagi para pengrajin untuk memperkenalkan hasil karyanya ke khalayak luas.

 

Salah satu yang paling menarik perhatian pengunjung tahun ini adalah keikutsertaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi dengan produk unggulannya bertajuk “Batik Jeruji.” Karya ini dipamerkan pada Jumat, 17 Oktober 2025, dan langsung menjadi pusat perhatian karena mengusung konsep yang unik serta sarat makna.

 

Partisipasi Lapas Banyuwangi dalam ajang ini bukan sekadar memperkenalkan motif batik, melainkan juga menjadi simbol nyata dari keberhasilan program pembinaan kemandirian warga binaan. Melalui pelatihan seni batik tulis, para warga binaan dilatih untuk berkarya dan menyalurkan kreativitas secara positif.

Batik Jeruji memiliki kekhasan tersendiri karena mengangkat tema budaya lokal seperti Barong, Pewayangan, hingga motif kopi khas Banyuwangi. Setiap helai batik dibuat secara manual dengan teknik batik tulis yang membutuhkan ketelitian dan kesabaran tinggi, menjadikan tiap lembar memiliki nilai artistik dan eksklusivitas yang tinggi.

 

Kasubsi Kegiatan dan Hasil Kerja Lapas Banyuwangi, Wayan Yudi, menjelaskan bahwa saat ini Batik Jeruji sudah memiliki sekitar dua puluh varian motif. “Batik Jeruji ini menonjolkan karakter tradisional Banyuwangi seperti barong, wayang, hingga motif kopi. Semua dikerjakan dengan teknik batik tulis sehingga setiap lembar punya nilai eksklusif,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Wayan menambahkan bahwa tujuh dari dua puluh motif tersebut telah terdaftar hak cipta sebagai bentuk perlindungan karya. Untuk saat ini, sistem penjualan Batik Jeruji masih dilakukan secara pre-order, mengingat proses pembuatannya memerlukan waktu panjang serta detail pengerjaan yang rumit.

 

Selain memamerkan hasil karya, keikutsertaan Lapas Banyuwangi dalam Banyuwangi Batik Festival juga menjadi langkah strategis untuk membuka peluang kolaborasi dengan pelaku UMKM lokal dan memperluas jaringan pemasaran. “Harapannya, Batik Jeruji bisa semakin dikenal dan menjadi bagian dari identitas Banyuwangi. Kami ingin karya ini terus berkembang dan memberi manfaat bagi para warga binaan,” tambahnya.

Kehadiran Batik Jeruji di ajang ini menjadi bukti nyata bahwa kreativitas tak mengenal batas ruang. Di balik jeruji besi, semangat berkarya tetap tumbuh, bahkan mampu melahirkan produk seni bernilai tinggi. Program pembinaan seperti ini mengingatkan masyarakat bahwa lembaga pemasyarakatan bukan sekadar tempat menjalani hukuman, tetapi juga ruang pembinaan yang memberi kesempatan untuk memperbaiki diri dan berkontribusi bagi daerah.

 

Dengan semangat tersebut, Batik Jeruji diharapkan tidak hanya menjadi ikon baru Banyuwangi, tetapi juga inspirasi bagi masyarakat luas bahwa setiap individu, di mana pun berada, memiliki peluang untuk mencipta dan memberikan manfaat. Festival ini pun menjadi panggung pembuktian bahwa seni dan budaya mampu menembus batas, bahkan hingga ke balik jeruji besi.

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Pengangkatan KMP Tunu Pratama Jaya Bersiap, Tongkang Bercakar Pioner 88 Sudah di Lokasi

    Operasi Pengangkatan KMP Tunu Pratama Jaya Bersiap, Tongkang Bercakar Pioner 88 Sudah di Lokasi

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Tahapan awal pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya mulai terlihat setelah tongkang bercakar Pioner 88 tiba di kawasan Selat Bali. Kapal barge crane tersebut kini berada di sisi tenggara Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, tidak jauh dari titik lokasi tenggelamnya kapal penyeberangan tersebut. Lokasi bangkai KMP Tunu Pratama Jaya telah ditandai dengan buoy sebagai penunjuk […]

  • Lapas Banyuwangi Jadi Pusat Sosialisasi Penyusunan Renstra Ditjen Pemasyarakatan 2025–2029 photo_camera 6

    Lapas Banyuwangi Jadi Pusat Sosialisasi Penyusunan Renstra Ditjen Pemasyarakatan 2025–2029

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Pro Siber – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat nasional dengan menjadi tuan rumah kegiatan sosialisasi penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan tahun 2025–2029 di lingkungan Kantor Wilayah Pemasyarakatan Jawa Timur. Kegiatan penting tersebut digelar pada Rabu, 22 Oktober 2025, secara hybrid dari Aula Sahardjo Lapas Banyuwangi. Para […]

  • Pisah Sambut Kapolresta Banyuwangi: Kombes Rama Pamit, Kombes Rofiq Siap Meneruskan Pengabdian

    Pisah Sambut Kapolresta Banyuwangi: Kombes Rama Pamit, Kombes Rofiq Siap Meneruskan Pengabdian

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pucuk pimpinan Kepolisian Resor Kota Banyuwangi resmi berganti dari Kombes Pol Dr. Rama Samtama Putra kepada Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan dalam sebuah acara pisah sambut Kapolresta Banyuwangi yang berlangsung khidmat di Pendopo Sabha Swagata Blambangan. Momentum ini menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian Kombes Rama sekaligus awal kepemimpinan Kapolresta Banyuwangi yang baru. […]

  • Jelang Operasi Lilin 2025, Kapolresta Banyuwangi Beri Arahan Tegas dalam Apel Jam Pimpinan

    Jelang Operasi Lilin 2025, Kapolresta Banyuwangi Beri Arahan Tegas dalam Apel Jam Pimpinan

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Polresta Banyuwangi menggelar Apel Jam Pimpinan sebagai bagian dari langkah strategis menghadapi agenda pengamanan akhir tahun. Apel tersebut dipimpin Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H. di halaman Mako Polresta Banyuwangi dan diikuti seluruh personel. Kegiatan ini menjadi sarana evaluasi kinerja sekaligus penyampaian arahan menjelang Operasi Lilin 2025 yang menjadi […]

  • Eksekutif Paparkan Tujuh Raperda Prioritas dalam Agenda Propemperda Tahun 2026

    Eksekutif Paparkan Tujuh Raperda Prioritas dalam Agenda Propemperda Tahun 2026

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pembahasan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026 kembali bergulir setelah eksekutif memaparkan tujuh Raperda prioritas yang mereka usulkan dalam forum rapat kerja bersama Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Banyuwangi. Forum tersebut digelar pada Senin, 17 November 2025, sebagai langkah awal penyelarasan antara eksekutif dan legislatif dalam penyusunan agenda regulasi daerah. Dalam […]

  • Polemik Lahan Tambang Gunung Tumpang Pitu, Warga Menambang di Wilayah PT BSI yang Klaim Punya Hak Pengelolaan

    Polemik Lahan Tambang Gunung Tumpang Pitu, Warga Menambang di Wilayah PT BSI yang Klaim Punya Hak Pengelolaan

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Polemik mengenai kepemilikan dan pengelolaan lahan tambang di kawasan Gunung Tumpang Pitu, Desa dan Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan publik. Warga setempat mengklaim telah lama menambang secara tradisional di lokasi tersebut, sementara PT Bumi Suksesindo (PT BSI) menegaskan bahwa area itu termasuk dalam wilayah konsesinya yang sah. Kegiatan tambang […]

expand_less