Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

DPRD Banyuwangi Lakukan Penyempurnaan Raperda Perlindungan Pekerja Migran agar Lebih Efektif

  • account_circle BIN
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Banyuwangi terus mematangkan rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Banyuwangi. Proses pembahasan kini memasuki tahap penyempurnaan agar setiap pasal dalam regulasi tersebut benar-benar mampu diterapkan secara efektif di lapangan.

Ketua Pansus II Raperda Perlindungan PMI, I Gede Sudro Wicano, menjelaskan bahwa tahap pembahasan kali ini berfokus pada koreksi teknis terhadap ketentuan dasar, terutama penyelarasan istilah dan dasar hukum dengan peraturan pemerintah pusat. “Pembahasan tahap awal ini masih berupa koreksi terhadap aturan pemerintah, khususnya pada Bab I mengenai definisi untuk mengarahkan ke pasal-pasal selanjutnya,” ujar Sudro, politisi Partai NasDem, pada Selasa, 11 November 2025.

Sudro menambahkan, perubahan nomenklatur lembaga yang menangani perlindungan tenaga migran juga menjadi perhatian penting. Saat ini, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) telah bertransformasi menjadi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI). Oleh karena itu, penyesuaian istilah dalam raperda wajib dilakukan agar sejalan dengan struktur kelembagaan nasional.

Politisi tersebut menegaskan bahwa DPRD tidak ingin terburu-buru dalam menuntaskan pembahasan ini. Menurutnya, substansi utama dari pembentukan perda ini adalah memastikan kehadiran pemerintah dalam melindungi pekerja migran yang selama ini menjadi salah satu pilar penopang ekonomi nasional melalui kontribusi devisa.

Dalam penyusunan lebih lanjut, Pansus II akan melibatkan para pemangku kepentingan seperti perwakilan lembaga perlindungan migran, organisasi pekerja, serta perwakilan desa. Tujuannya untuk memperkaya pandangan dan memastikan peraturan daerah benar-benar berpihak pada kebutuhan nyata pekerja migran. “Intinya pembentukan perda ini agar pemerintah benar-benar bisa hadir untuk para pekerja migran, terutama dalam menghadapi berbagai kesulitan yang mereka alami. Ini masih perlu ada stakeholder yang akan kita datangkan agar pembahasannya lebih komprehensif,” tambah Sudro.

Raperda ini disusun untuk menjamin pemenuhan dan perlindungan hak asasi manusia bagi pekerja migran dan keluarganya, sesuai dengan kewenangan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Regulasi ini juga diharapkan memberi kepastian hukum bagi warga Banyuwangi yang bekerja di luar negeri.

Dalam draf raperda, sejumlah pasal telah memuat ketentuan penting, seperti hak dan kewajiban pekerja migran, tanggung jawab pemerintah daerah, serta mekanisme pemberdayaan bagi pekerja yang telah kembali ke Tanah Air. Selain itu, aspek pembinaan, kerja sama antarinstansi, hingga penyelesaian sengketa turut diatur secara rinci untuk memperkuat sistem perlindungan yang berkelanjutan.*

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Data Kendaraan hingga Listrik Jadi Penyebab Warga Banyuwangi Dicoret dari Bansos

    Data Kendaraan hingga Listrik Jadi Penyebab Warga Banyuwangi Dicoret dari Bansos

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Hasil seleksi program digitalisasi bantuan sosial atau perlindungan sosial di Banyuwangi mulai diumumkan kepada masyarakat. Dalam pengumuman tersebut, sebagian warga dinyatakan tidak layak sebagai penerima bantuan sosial karena berbagai indikator yang terdeteksi dalam sistem data pemerintah. Namun pemerintah memberikan kesempatan bagi warga untuk mengajukan sanggahan apabila alasan penolakan tersebut dinilai tidak sesuai dengan […]

  • Pesona Kapten Muda Chaya, Penggawa Spensaba yang Sukses Antar Tim Raih Double Winner di Harjaba Cup 2025 photo_camera 5

    Pesona Kapten Muda Chaya, Penggawa Spensaba yang Sukses Antar Tim Raih Double Winner di Harjaba Cup 2025

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Puncak kompetisi basket pelajar Harjaba Cup 2025 menjadi panggung kemenangan yang penuh kebanggaan bagi SMPN 1 Banyuwangi (Spensaba). Baik tim putra maupun tim putri tampil mendominasi hingga menutup pertandingan sebagai juara dalam turnamen yang berlangsung di SAIKI Sport Arena. Agenda ini merupakan kerja sama Dispora Banyuwangi dengan Unity Event Organizer, menghadirkan persaingan kualitas […]

  • Sadis di Banyuwangi, Pria Tega Habisi Ibu Kandung, Satu Korban Lain Luka Parah

    Sadis di Banyuwangi, Pria Tega Habisi Ibu Kandung, Satu Korban Lain Luka Parah

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kasus kekerasan tragis terjadi di Banyuwangi, tepatnya di Dusun Ringinsari, Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran. Seorang pria berinisial AS (31) diduga melakukan penganiayaan terhadap ibu kandungnya hingga meninggal dunia. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa dini hari (31/03/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Selain ibu kandungnya, pelaku juga diduga menganiaya seorang rekan kerjanya yang kini mengalami […]

  • Keunggulan Kampus S1 International Program dalam Karir BUMN: Validitas Ijazah dan Regulasi 2026

    Keunggulan Kampus S1 International Program dalam Karir BUMN: Validitas Ijazah dan Regulasi 2026

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Memasuki tahun 2026, lulusan Kampus S1 international program kini memiliki jalur karir yang semakin terbuka lebar di sektor publik dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Berdasarkan regulasi terbaru, pemerintah secara resmi mengakui validitas gelar internasional yang diperoleh melalui program kemitraan global di dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja kompetitif menuju visi Indonesia Emas 2045. Mengapa Memilih Kampus […]

  • DPRD Banyuwangi Dorong Efisiensi RAPBD 2026 agar Pelayanan Publik Tetap Optimal

    DPRD Banyuwangi Dorong Efisiensi RAPBD 2026 agar Pelayanan Publik Tetap Optimal

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Selama tiga hari berturut-turut, Komisi I DPRD Kabupaten Banyuwangi melakukan pembahasan intensif bersama mitra kerja dalam rangka menyusun dan menyesuaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2026. Rapat tersebut menjadi penting karena adanya pemotongan signifikan pada dana transfer dari pemerintah pusat yang berdampak langsung pada rencana keuangan daerah. Ketua Komisi I […]

  • Jelang Mudik Idulfitri, TNI-Polri dan Forkopimda Banyuwangi Perkuat Koordinasi Operasi Ketupat Semeru 2026

    Jelang Mudik Idulfitri, TNI-Polri dan Forkopimda Banyuwangi Perkuat Koordinasi Operasi Ketupat Semeru 2026

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, berbagai pihak di Kabupaten Banyuwangi memperkuat koordinasi pengamanan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Semeru 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Mapolresta Banyuwangi pada Senin, (09/03/2026) dan dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari Forkopimda, TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga instansi terkait lainnya. Kepala […]

expand_less