Wabup Banyuwangi Sidak LPG Subsidi, Pertamina Siapkan Tambahan Kuota 250 Persen Jelang Idul Fitri
- account_circle BIN
- calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prosiber.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memastikan ketersediaan LPG subsidi bagi masyarakat tetap aman menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kepastian tersebut disampaikan setelah Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah agen dan pangkalan gas elpiji subsidi di wilayah Banyuwangi pada Kamis, (12/03/2026).
Sidak LPG Banyuwangi tersebut dilakukan bersama PT Pertamina (Persero), Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), serta Badan Pusat Statistik (BPS). Langkah ini bertujuan memastikan distribusi LPG subsidi berjalan lancar sehingga tidak terjadi kelangkaan menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat Lebaran.
Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menegaskan bahwa kegiatan sidak dilakukan untuk memantau langsung kondisi stok LPG subsidi di lapangan.
Mujiono mengatakan, “Tim ini turun untuk memastikan tidak ada kelangkaan Elpiji, khususnya yang subsidi, menjelang Idul Fitri.”
Dalam kegiatan tersebut, tim memulai peninjauan dari agen elpiji PT Pelangi Migas Abadi yang berada di Desa Lemahbang Dewo, Kecamatan Rogojampi. Setelah itu, rombongan melanjutkan peninjauan ke beberapa pangkalan LPG subsidi di wilayah sekitar.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa stok elpiji 3 kg Banyuwangi atau yang dikenal dengan sebutan tabung melon masih dalam kondisi aman. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kepanikan.
Mujiono menjelaskan bahwa Pertamina telah menyiapkan langkah antisipasi untuk memastikan kebutuhan LPG masyarakat tetap terpenuhi.
Mujiono mengatakan, “Dari Pertamina dan agen menyampaikan stok aman. Sudah dialokasikan sesuai kebutuhan, bahkan Pertamina siap menambah kuota untuk Banyuwangi 250 persen. Jadi masyarakat jangan panik.”
Tambahan kuota tersebut diproyeksikan untuk mengantisipasi meningkatnya konsumsi masyarakat menjelang dan selama perayaan Idul Fitri.
Sales Branch Manager Malang VI Gas Pertamina Patra Niaga, M. Salman al Farisi menjelaskan bahwa Pertamina telah menyiapkan strategi distribusi guna menjaga stabilitas pasokan LPG subsidi Banyuwangi.
M. Salman al Farisi mengatakan, “Untuk hari biasa kuota Banyuwangi sebesar 63.500 tabung/hari. Mulai hari Minggu besok kuota akan kami tambah, 250 persen, dan pengiriman siap dilakukan tiap hari.”
Selain menambah kuota distribusi, Pertamina juga mempersiapkan sistem pengiriman yang lebih intensif agar pasokan LPG dapat menjangkau seluruh pangkalan secara merata.
Menurut M. Salman al Farisi, tren konsumsi LPG masyarakat mulai menunjukkan peningkatan seiring mendekatnya momentum Lebaran serta meningkatnya arus mudik.
M. Salman al Farisi mengatakan, “Sudah mulai ada peningkatan konsumsi untuk elpiji subsidi mauoun non subsidi, trennya mulai naik. Untuk itu kami tambah kuota.”
Di Kabupaten Banyuwangi sendiri, harga eceran tertinggi (HET) LPG subsidi 3 kilogram telah ditetapkan sebesar Rp18.000 per tabung.
Sementara itu, pihak agen juga memastikan kesiapan distribusi LPG subsidi Banyuwangi agar tidak terjadi keterlambatan pengiriman ke pangkalan.
Direktur PT Pelangi Migas Abadi, Johan Sucipto menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan armada distribusi untuk mendukung kelancaran pasokan gas elpiji subsidi.
Johan Sucipto mengatakan, “Setiap hari kami menyalurkan 2.800 tabung menggunakan lima truk. Mulai pekan depan akan ada tambahan kuota dari Pertamina. Hari Minggu kami tetap kirim.”
Dengan adanya tambahan kuota LPG subsidi hingga 250 persen serta pengawasan langsung dari pemerintah daerah, diharapkan kebutuhan energi rumah tangga masyarakat Banyuwangi dapat terpenuhi dengan baik selama momentum Idul Fitri.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi juga terus mengimbau masyarakat agar membeli LPG sesuai kebutuhan serta memanfaatkan LPG subsidi secara tepat sasaran sehingga distribusi tetap berjalan lancar dan merata.*
Penulis BIN
Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.




Saat ini belum ada komentar