Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kecelakaan di Jalan Raya Blambangan yang Merenggut Nyawa Pekerja Proyek Sekolah Rakyat Banyuwangi: Tragedi atau Kelalaian? Aktivis Minta Polisi Dalami Soal Penerapan SMK3

  • account_circle BIN
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Kecelakaan maut yang merenggut nyawa SBA (41), pekerja proyek Sekolah Rakyat di Jalan Raya Blambangan, Muncar, pada Selasa malam (21/4/2026), mulai jadi sorotan.

Menurut Budi seorang aktivis anti-korupsi sekaligus pemegang sertifikat Ahli Muda K3 yang aktif hingga 2027, mengatakan jika tragedi tersebut jangan hanya dipandang sebagai kecelakaan lalu lintas biasa, namun perlu juga menyelidikan yang mengarah pada dugaan pelanggaran serius terkait Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).

Ia meminta Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi untuk tidak hanya berfokus pada korban dan pengendara motor, melainkan juga melakukan pendalaman terhadap pihak perusahaan pelaksana konstruksi.

Berdasarkan informasi yang didapat, Budi menjelaskan jika peristiwa yang menewaskan pekerja asal Bekasi tersebut terjadi saat korban diduga sedang membersihkan sisa tanah proyek di badan jalan pada malam hari. Kondisi ini, secara teknis K3, memiliki risiko tingkat tinggi yang wajib dimitigasi dengan prosedur ketat.

“Jangan hanya fokus pada siapa menabrak siapa. Polisi harus membedah akar masalahnya: Apakah perusahaan sudah menjalankan SMK3 sesuai UU No. 1 Tahun 1970 dan pedoman teknis Kementerian PU? Jika tidak, ini adalah kelalaian korporasi,” tegas Budi kepada awak media.

Sebagai ahli muda di bidang keselamatan kerja, Budi merinci sejumlah poin krusial yang harus diselidiki oleh pihak berwajib untuk menentukan apakah korban bekerja dalam kondisi yang dilindungi atau justru “diumpankan” ke bahaya.

Pertama yang perlu diselidiki soal APD Reflektif. Apakah korban menggunakan rompi reflektif yang standar agar terlihat oleh pengendara dalam kegelapan?

Kedua, mengenai Manajemen Lalin. Apakah ada rambu peringatan dini ‘Ada Pekerjaan Pembersihan Jalan’ sebelum lokasi kejadian?

Yang ke tiga, terkait Barikade Fisik. Apakah ada traffic cone atau pagar pengaman untuk memisahkan area kerja dengan jalur kendaraan aktif?

Dan yang ke empat soal penerangan dan Lampu Peringatan. Di tengah kegelapan malam pukul 21.00 WIB dengan kondisi pasca hujan, apakah area tersebut dilengkapi lampu kuning berkedip (rotary) dan dilakukan pencahayaan yang memadai?

Lebih lanjut, Budi mengingatkan jika terjadi kegagalan perusahaan dalam menerapkan standar K3 yang mengakibatkan hilangnya nyawa, maka dapat menyeret pihak manajemen ke ranah pidana.

Ia merujuk pada Pasal 359 KUHP jo Pasal 474 ayat (3) UU Nomor 1 Tahun 2023, serta Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1970.

“Jika SMK3 terbukti diabaikan, maka pengendara motor yang menabrak bisa dibilang juga merupakan korban dari kelalaian perusahaan. Perusahaan tidak boleh cuci tangan dalam hal ini,” tambah aktivis yang berdomisili di Desa Blambangan tersebut.

 

Untuk itu, Budi saat ini tengah bergerak di lapangan untuk mengumpulkan keterangan dari saksi mata di Dusun Mangunrejo.

Investigasi mandiri tersebut bertujuan untuk memastikan apakah saat kejadian, perlengkapan K3 memang benar-benar ada atau hanya “formalitas” belaka.

Budi pun mengingatkan jika tragedi yang menimpa SBA dapat menjadi alarm keras bagi pihak pelaksana proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Banyuwangi agar penerapan SMK3 wajib hukumnya selalu dijalankan.

Kini, publik menunggu keberanian pihak kepolisian untuk mengusut tuntas ada tidaknya keterlibatan pelaksana proyek Sekolah Rakyat dalam insiden berdarah tersebut.*

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabar Baik! Ratusan Ribu Warga Banyuwangi Dapat Bantuan Beras dan Minyak Goreng 2026

    Kabar Baik! Ratusan Ribu Warga Banyuwangi Dapat Bantuan Beras dan Minyak Goreng 2026

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kabar baik datang bagi masyarakat Banyuwangi. Sebanyak 211.782 warga resmi mendapatkan bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional berupa beras dan minyak goreng untuk periode Februari-Maret 2026. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat. Selain membantu keluarga penerima manfaat, program ini juga bertujuan menekan lonjakan harga bahan pokok di […]

  • Semangat Hari Santri Nasional 2025, Bupati Ipuk: Santri Penjaga Kemerdekaan dan Motor Peradaban

    Semangat Hari Santri Nasional 2025, Bupati Ipuk: Santri Penjaga Kemerdekaan dan Motor Peradaban

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Pro Siber – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Banyuwangi tahun ini digelar penuh semangat dan khidmat pada Rabu, 22 Oktober 2025. Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di seluruh penjuru Banyuwangi memadati halaman Kantor Bupati Banyuwangi untuk mengikuti upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. Suasana upacara begitu khidmat dengan dihadiri sejumlah […]

  • Ribuan Gelas Kopi Robusta Warnai Festival Ngopi Sepuluh Ewu 2025 di Desa Kemiren

    Ribuan Gelas Kopi Robusta Warnai Festival Ngopi Sepuluh Ewu 2025 di Desa Kemiren

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Banyuwangi kembali menampilkan pesonanya lewat Festival Ngopi Sepuluh Ewu 2025 yang digelar di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, pada Sabtu malam, 8 November 2025. Tradisi tahunan ini menjadi bagian dari Banyuwangi Festival (B-Fest), yang menyatukan ritual ngopi massal dengan kekayaan budaya masyarakat Osing. Ketua Panitia Festival, Moh Edy Saputro, menjelaskan bahwa panitia telah menyiapkan […]

  • Kemoterapi RSUD Blambangan Banyuwangi Segera Ditanggung BPJS Kesehatan

    Kemoterapi RSUD Blambangan Banyuwangi Segera Ditanggung BPJS Kesehatan

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kabar menggembirakan datang bagi pasien kanker di Banyuwangi dan wilayah sekitarnya. Layanan kemoterapi di RSUD Blambangan Banyuwangi segera dapat diakses oleh peserta BPJS Kesehatan setelah proses kerja sama antara rumah sakit dan BPJS Kesehatan hampir rampung. Selama ini, pasien kanker peserta BPJS Kesehatan yang membutuhkan kemoterapi masih harus dirujuk ke luar daerah karena […]

  • KNMP Banyuwangi Berarsitektur Osing Jadi Motor Hilirisasi Perikanan, Menteri KKP Pastikan Progres Maksimal

    KNMP Banyuwangi Berarsitektur Osing Jadi Motor Hilirisasi Perikanan, Menteri KKP Pastikan Progres Maksimal

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pembangunan KNMP Banyuwangi atau Kampung Nelayan Merah Putih Banyuwangi terus menunjukkan perkembangan signifikan. Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, turun langsung memantau progres pembangunan di kawasan pesisir plengsengan Ancol, Kelurahan Lateng, Selasa, (03/03/2026). Kawasan ini menjadi bagian dari program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada penguatan sektor kelautan dan […]

  • Kunjungan Pemkab dan DPRD Seruyan Ke Banyuwangi menjadi Langkah Strategis Mempelajari Digitalisasi Layanan Publik, Penguatan Ekonomi, dan Inovasi Pembangunan Daerah Berkelanjutan

    Kunjungan Pemkab dan DPRD Seruyan Ke Banyuwangi menjadi Langkah Strategis Mempelajari Digitalisasi Layanan Publik, Penguatan Ekonomi, dan Inovasi Pembangunan Daerah Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pemerintah Kabupaten dan DPRD Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah, melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi untuk mempelajari strategi pengembangan daerah berbasis inovasi. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda bersama jajaran pimpinan DPRD dan kepala organisasi perangkat daerah. Rombongan Pemkab Seruyan diterima Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani pada Selasa, (10/02/2026). Pertemuan tersebut menjadi ajang […]

expand_less